Nama: Muh Januar Galang
Rivaldan
NIM: 122
Masalah
Yang Terjadi Di Kota Makassar
Urbanisasi
1. Makassar
menjadi kota tujuan bagi para pendatang. Mereka datang dari segala penjuru di Indonesia
Timur. Hal ini sulit di bendung karena sistem sosial yang sudah terbuka
sekarang. Di Indonesia Timur, Makassar menjadi pusat perputaran ekonomi. Akibatnya,
tingkat kedatangan penduduk urban akan sangat tinggi.
2. Pengangguran
Pengangguran
umumnya lahir karena tidak adanya kesesuaian antara ketersediaan lapangan
pekerjaan, dan tidak sesuainya strata pendidikan yang rendah sehingga mereka
hampir tidak mempunyai skill. Akhirnya mereka sulit diserap oleh sektor rill. Sehingga
pekerjaan yang mengandalkan fisik menjadi opsi bagi mereka. Hal ini kemudian
menimbulkan fenomena sosial, bagi setiap daerah yang menjadi sasaran
urbanisasi.
3. Kemiskinan
Ada keterkaitan antara point ini dengan point
sebelumnya karena dengan tidak bekerjanya seseorang maka akan mengakibatkan
taraf hidup nya tidak bisa dikatakan baik. akibat dari pengangguran tersebut
banyak yang akan mengisi kantong pemukiman kelas marginal. Sehingga pemukiman kumuh
pun semakin eskalatif dan padat. Dengan adanya pemukiman kumuh inilah sehingga
dapat dilihat bahwa kemiskinan itu menjadi salah satu problem kota besar
seperti Makassar.
4. Kriminalitas
Dengan adanya pengangguran maka akan
menimbulkan masalah baru yaitu kemiskinan. Dengan adanya kemiskinan maka masalah
baru pun akan mucul yaitu kriminalitas. Apabila seseorang mengalami kesulitan
ekonomi hal ini pun akan memaksa seseorang untuk melakukan tindak kriminalitas
dikarenakan oleh situasi.
5. kemacetan
di kota besar masalah ini sudah mendarah daging.
bagaimana tidak, dengan meningkatnya jumlah penduduk selalu diiringi
meningkatnya volume kendaraan yang mengakibatkan kepadatan di jalan. Kemacetan ini
pun banyak menyita waktu masyarakat. sehingga penurunan kesehatan masyarakat dan polusi
udara akan meningkat.
Solusi jika saya menjadi pemimpin
- Solusi
untuk urbanisasi mengatur agar jalan nya agar tidak liar dengan cara membangkitkan
produktifitas desa sehingga dapat menunjang potensi sumber daya ekonomi di desa
tersebut. Hal ini dapat memancing agar warga tidak usah datang ke kota karena
di desa nya dapat dikatakan sudah produktif. Kemudian memberikan pelatihan kewirausahaan
dan melatih skill meraka sehingga apabila mereka ingin ke kota setidak nya
mereka dapat diserap oleh sektor rill sehingga mereka tidak menjadi penghuni
pemukiman kelas marginal.
- Solusi
untuk pengangguran yaitu harus dibukanya lapangan kerja. Tetapi, meskipun
lapangan kerja nya terbuka tapi terkadang kualitas sdm nya tidak memadai. Maka dari
itu lapangan kerja itu harus diikuti dengan adanya pelatihan kewirausahaan dan
skill sehingga kualitas sdm nya memadai. Kualitas sdm yang memadai akan
mengundang pekerjaan yang memadai juga.
- Solusi
untuk kemiskinan. Kemiskinan ini adalah masalah berantai dari pengangguran. Status
pekerjaan yang tidak menentu serta banyak nya pengangguran mengakibatkan kemiskinan
terjadi di mana-mana. Solusinya yaitu dengan cara melatih SDM masyarakat. Karena
dengan SDM yang memadai itu tidak mungkin masyarakat akan hidup marginal.
- Solusi
dari kriminalitas. Kriminalitas biasa terjadi karena himpitan ekonomi sehingga
menghalal kan segala cara untuk mendapatkan uang. Maka dari itu selain dari
meningkatkan kualiatas SDM masyarakat perlu juga keterlibatan masyarakat dalam
menindak tindakan kriminal. Setidaknya untuk tindakan pertama masyarakat harus
dilibatkan bersama dengan polisi agar terciptanya lingkungan yang aman dan
damai.
- Solusi
kemacetan. Kesadaran dari masyarakat dapat berkontribusi dalam mengurangi kemacetan.
Mengurangi jumlah jarak perjalanan apabila jarak perjalanan berada di radius 1
km atau 1,5 km maka bisa dengan berjalan kaki saja atau dapat menggunakan sepeda. Selain untuk kesehatan itu
juga dapat mengurangi volume kendaraan yang berada di jalan. Kemudian diterapkannya
ganjil genap juga bisa menjadi solusi agar angkutan umum bisa lebih efektif
lagi.